Pembatasan Media Asing di Rusia Tahun 2019-2025
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis alasan pemerintah Rusia melakukan pembatasan terhadap media asing pada tahun 2019-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis dokumen kebijakan pemerintah Rusia, laporan organisasi internasional, artikel ilmiah, serta publikasi lembaga pemantau kebebasan pers. Analisis dilakukan menggunakan Teori Otoritarianisme Media dan konsep Russkiy Mir untuk menjelaskan hubungan antara kontrol media, keamanan negara, dan konstruksi identitas nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan media asing berkembang secara bertahap melalui tiga fase utama, yaitu penguatan regulasi (2019-2021), eskalasi pembatasan pasca invasi Ukraina (2022), dan institusionalisasi kontrol informasi (2023-2025). Kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan mengendalikan arus informasi, tetapi juga mempertahankan legitimasi politik, melindungi kedaulatan informasi, serta memperkuat narasi identitas nasional Rusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media asing diposisikan sebagai aktor yang berpotensi mengganggu stabilitas politik dan nilai-nilai yang dipromosikan melalui konsep Russkiy Mir..




